About SOIna
About
Special Olympics adalah sebuah gerakan global yang
memberdayakan penyandang Tunagrahita agar menjadi orang yang produktif dan
dihargai masyarakat melalui pelatihan dan kompetisi olahraga. Special Olympics menyelenggarakan
pelatihan dan kompetisi olahraga sepanjang tahun dalam 30 cabang olahraga
olympiade, baik musim dingin maupun musim panas bagi anak-anak dan dewasa
penyandang Tunagrahita. Special Olympics International karena kekhususannya,
telah diakui oleh International Olympics Committee (IOC) sebagai organisasi
yang mempunyai kekhususan dalam membina dan mengembangkan olahraga bagi
Penyandang Tunagrahita.
Special Olympics Indonesia (SOIna) merupakan satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga bagi warga Tunagrahita di Indonesia. Indonesia bergabung menjadi anggota Special Olympics ke 79 pada 9 Agustus 1989. Dibentuk oleh Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) Special Olympics Indonesia hingga tahun 2008 telah menjaring 45.000 atlet yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia dari 6,6 juta jiwa perkiraan jumlah Tunagrahita di Indonesia (3% menurut WHO).
Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia periode 2006 – 2010 diketuai oleh dr. Pudji Hastuti MSc PH, didukung oleh dewan Pembina, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan Ibu Dra. Sri Soemarsih Surjadi Soedirdja.
Filosofi, Visi dan Misi
Filosofi
1. Special
Olympics didirikan atas dasar keyakinan bahwa dengan instruksi dan
dorongan yang tepat, penyandang Tunagrahita mampu belajar, bahagia dan
mendapatkan manfaat atas keikutsertaannya dalam kegiatan olahraga baik
individu dan kelompok.
2. Special Olympics percaya bahwa latihan olahraga yang
rutin dan konsisten merupakan hal yang penting untuk pengembangan keterampilan
olahraga dan melalui kompetisi diantara kemampuan yang seimbang adalah alat
yang tepat untuk menguji keterampilan, mengukur kemajuan dan menyediakan
insentif bagi pertumbuhan diri.
Visi
1. Dasar: Latihan dan Kompetisi Olahraga Di berbagai masyarakat di seluruh dunia, latihan dan kompetisi olahraga Special Olympics dapat mengubah hidup para penyandang Tunagrahita, memberikan mereka manfaat yang sangat besar dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
2. Jembatan: Tindakan Individu Melalui jutaan tindakan inklusi manusia, lewat program-program Special Olympics, penyandang Tunagrahita dan non-Tunagrahita dapat bergandeng tangan bersama, menghancurkan stigma dan stereotype negatif serta perlakuan diskriminatif dan menciptakan kesempatan untuk mensyukuri karunia Tuhan terhadap kemampuan yang dimiliki oleh penyandang Tunagrahita.
3. Masa Depan: Merubah Dunia Gerakan Special Olympics pada akhirnya dapat mengubah pandangan dan membuka pikiran masyarakat menerima penyandang Tunagrahita sebagai manusia seutuhnya.
Misi Special Olympic
Menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga sepanjang tahun bagi warga Tunagrahita, memberikan kesempatan yang berkesinambungan untuk membentuk fisik yang sehat, menunjukkan keberanian, merasakan kebahagiaan dan memperlihatkan kemampuan, keahlian dan persahabatan dengan keluarganya, atlet Special Olympics lainnya dan masyarakat.
Prestasi
Prestasi Internasional
SOIna telah membuktikan kiprahnya di bidang olahraga kecacatan dengan selalu membawa pulang medali emas dalam setiap pertandingan tingkat dunia.
Tahun 1991 Pada SOWSG VIII di Minnesota, USA, dari 23 atlet berhasil meraih 9 Emas, 3 Perak, dan 6 Perunggu.
Tahun 1995 Pada SOWSG IX di New Haven, USA, dari 27 atlet berhasil meraih 13 Emas, 18 Perak, 7 Perunggu.
Tahun 1999 Pada SOWSG X di North Carolina, USA, dari 10 atlet berhasil meraih 9 Emas, 3 Perak, dan 4 Perunggu.
Tahun 2003 Pada SOWSG XI di Dublin, Irlandia, dari 4 atlet berhasil meraih 2 Emas, 2 Perak, dan 3 Perunggu.
Tahun 2007 Pada SOWSG XII di Shanghai, China, dari 20 atlet berhasil meraih 9 Emas, 9 Perak dan 4 Perunggu.
Tahun 2009 Pada SOWWG di Idaho, USA, dari 3 atlet berhasil meraih 2 Emas dan 2 Perunggu.
Selain dari event Special Olympics International, SOIna juga sering mengirimkan atlet untuk bertanding di tingkat kawasan maupun undangan dari negara-negara anggota Special Olympics.
Tahun 1996
Pada kompetisi Special Olympics tingkat Asia Pasifik pertama di Shanghai – China, SOIna memperoleh 10 emas, 7 perak, dan 2 perunggu.
Tahun 2001
Pada kompetisi Tenis Meja Special Olympics tingkat Asia Pasifik pertama di Shanghai – China, SOIna memperoleh 3 perak dan 2 perunggu.
Tahun 2005 Pada Special Olympics Singapore National Games di Singapura, dari 14 atlet berhasil meraih 14 emas, 9 perak dan 4 perunggu.
Tahun 2006
Pada Borneo Cup 5a-Side Soccer Games di Brunei Darussalam tim sepakbola SOIna berhasil meraih medali emas.
Tahun 2006
Pada kompetisi Bocce tingkat Asia Timur (2006 SO East Asia Regional Bocce Competition) di Taiwan, dari 8 atlet berhasil meraih 1 perak, 2 perunggu dan 3 ribbon.
Tahun 2008
Pada SO Australia Junior National Games di Canberra Australia, dari 8 atlet berhasil meraih 6 emas, 4 perak dan 3 perunggu.
Download profile Soina
Download profile SOIna (en)




